jump to navigation

6. METODE KOMPRESI VIDEO (VIDEO DIGITAL) 9 Oktober 2009

Posted by @siandi in Bab I : Video & Televisi.
Tags: , , , , ,
trackback

Video Compression Methode atau bahasa Indonesianya metode kompresi video adalah sebuah cara, dimana file video yang ketika diciptakan begitu besar, di tekan untuk memperkecil bitrate. Data video yang tidak di kompres menghabiskan file yang terlalu besar (sampai dengan 150 megabite[1] per detiknya) dan sangat tidak efisien. Hal ini akan membuang-buang tempat penyimpanan data (pita pada kaset, atau ruang kosong pada tempat penyimpanan data digital).

Ketika para konsumen menginginkan sebuah efisienitas, para produsen berusaha menekan besar file dan keluarlah konsep kompresi DV dengan sistim Intra-Frame, dimana setiap frame diturunkan besar filenya tanpa merusak gambar. Biasanya yang diturunkan adalah ketersediaan warnanya (24 bit atau 16 atau 8 bit).

Sistim kompresi yang ada saat ini antara lain : MPEG2 (DVD, Satelite News Gathering, dan TV satelit), MPEG 4, H-261, H-263 (HDV) serta DV Codec[2] yang banyak jenisnya seperti Micosoft DV Codec, Pinnacle DV Codec, Canopus HQDV Codec, QuickTime DV, dll.

 


[1] Catatan : Megabyte dengan Megabite itu berbeda. Ya, Bit dengan Byte itu berbeda. Pada PC (Win XP), 1 mb biasanya 1024 bit.

[2] Codec : enCOder & DECoder (software pembaca dan penulis coding data)

Komentar»

1. amel - 30 April 2011

gimana cara naikan torsi?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.