jump to navigation

B. Pita Kaset Video Digital 9 Oktober 2009

Posted by @siandi in Bab I-B : Media Penyimpanan Video.
Tags: , , , , , ,
trackback

Pada pertengahan 1996, ayah saya pulang ke rumah dengan membawa sebuah kamera recorder (camcorder) dari kantornya. “Kamera apa lagi itu pa?” kata saya. “Huahahaha! Ini kamera format baru, Ndi! Ini format DV! Digital Video. Kasetnya seperti ini, nih!” (sambil menunjukkan kaset DV-L size) kata bapak saya. Disitu saya mulai ternganga melihat format baru tersebut.

Format Video Digital adalah sebuah format yang menjadikan pita magnetik kaset sebagai media penyimpanan data (secara digital), bukan media penyimpanan gelombang transfersal video (seperti pada analog). Alhasil, pada kaset video digital, kualitas bukan ditentukan oleh kaset, karena kaset hanya digunakan sebagai media penyimpanan data, seperti halnya disket, harddisk, dan lain-lain[1]. Kaset DV yang ada pada umumnya pada saat itu (miniDV, SONY DVCam Tape & Panasonic DVCPRO Tape) memiliki kemampuan menyimpan data hingga sebesar 25Mb/detik dan kemampuan mereproduksi garis-garis horizontal sebanyak 520 lines.

Dalam video digital ada 2 unsur yang berbeda, yaitu : Jenis Kaset Video itu sendiri (yang berupa pita magnetik biasa), dan Jenis Format Perekaman Video. Kaset hanyalah media penyimpanan. Mulai dari kaset Video8, Hi-8, VHS, bahkan Betacam biasa bisa dijadikan format digital karena kaset-kaset tersebut hanya dijadikan tempat penyimpanan data, layaknya harddisk tetapi dalam bentuk linear (pita). Sementara, apa yang menentukan kualitas dari DV? Sedikit lebih rumit dari pada tipe video analog : Yaitu format dan cara proses reproduksi gambarnya. Berikut format-format video yang ada dan secara umum digunakan hingga saat ini.

VIDEO FORMAT

BIT RATE

COLOR SIGNAL SAMPLING

COMPRESSION RATIO

LEBAR PITA

DVCPRO

25 Mb/dt

4:1:1 (NTSC) / 4:2:0 (PAL)

5:1

1/4″

DVCPRO 50

50 Mb/dt

4:2:2

3.3:1

1/4″

DV, Mini DV & DVCam

25 Mb/dt

4:1:1 (NTSC) / 4:2:0 (PAL)

5:1

1/4″

DIGITAL-S

50 Mb/dt

4:2:2

3.3:1

1/2″

BETACAM SX

18 Mb/dt

MPEG-2 Inter-frame

10:1

1/2″

DIGITAL BETACAM

90 Mb/dt

4:2:2

2:1

1/2″

HDCAM

120mb/dt

3:1:1

3:1

1/2″

DVCPRO HD

100mb/dt

4:2:2

2:1

1/4″

HDV (pada Kaset DV)

25mb/dt

4:1:1 (NTSC) / 4:2:0 (PAL)

MPEG 2-GOPs

1/4″

Tabel 1.3. Tabel Perbandingan Format Digital[2] – Berbagai jenis format video digital, dibandingkan dengan format video digital lainnya.

Bit Rate adalah besar data maksimal yang mampu di tampung oleh pita video digital dalam waktu 1 detik. Signal Sampling adalah perbandingan kualitas reproduksi warna (chrominance), yang biasanya berbanding lurus dengan Bitrate dan Compression Ratio. Semakin besar bitrate dan compression ratio, warna yang dihasilkan semakin memenuhi syarat chroma key. Compression Ratio adalah satuan perbandingan ukuran file video mentah yang sebenarnya di produksi (Uncompress/tanpa kompresi) lalu diperkecil dengan mengusahakan seminimal mungkin kehilangan kualitas. Besar ukuran uncompress DV rata-rata 150Mb/detik. Semakin besar perbandingan kompresi, semakin kecil bitrate yang dibutuhkan.

Sejak pertama kali diciptakan (sejak D1, 1986), Video Digital (DV) mempunyai konsep ukuran gambar yang telah disepakati. Yaitu ukuran gambar 720 x 576 (untuk sistem PAL) dan 720 x 486 (untuk sistem NTSC). Sejak saat itu, semua video SD-DV (Standard Definition Digital Video, atau yang sampai saat ini biasa kita lihat & gunakan) menggunakan ukuran tersebut sebagai standar penyiaran dunia, kecuali beberapa stasiun televisi yang sudah menggunakan teknologi HDTV (High Definition for Television) yang beresolusi 1440 x 1080 px. Pembahasan mengenai HDTV, HD dan HDV akan kita bahas nanti. Karena sistem ini merupakan sistem baru, dimana sistem PAL dan NTSC sudah tidak lagi banyak berpengaruh.

Format-format diatas sebetulnya dapat saling bertukar media kaset. Seperti misalnya yang sekarang sering terjadi adalah kita dapat merekam format video DVCam (Sony) atau DVCPRO (Panasonic) ke dalam satu media yang disepakati menjadi media universal, yaitu miniDV. Berikut penjabaran jenis kaset sekaligus format yang di dukungnya.


[1] Jimmy, Cartens – DV Magazine ed. 2 pg. 25, “Who are DV?”, 1995

[2] DV Information (2003), by High-Tech System Inc. – http://www.high-techproduction.com & Dibandingkan dari berbagai sumber. Tabel format digital ini sendiri tidak pernah dijabarkan oleh produsennya, tetapi kualitas dan komparasi dilakukan oleh media independen. Beberapa media menuliskan dengan tulisan berbeda. (Wikipedia). Tetapi komparasi yang dilakukan oleh DV Information adalah informasi yang digunakan oleh industri penyiaran dunia.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.